Manipulasi Jumlah Streams Berdampak Takedown dari Music Platforms

Netrilis

Jumlah streams di Spotify, Apple Music, TikTok Music, Joox dan streaming platrorms lainnya akan menjadi penghasilan untuk Artists. Dengan begitu, Artists banyak melakukan berbagai cara promosi agar rilisan musiknya diputar sebanyak mungkin, mulai dari cara legal hingga artificial streaming.

Apa itu "Artificial streaming"?

Artificial streaming dikenal juga dengan istilah fake streaming atau streaming fraud adalah pemutaran palsu pada lagu di platform musik untuk meningkatkan jumlah putar yang bukan berasal dari penikmat atau penggemar karya musik secara autentik.

Artificial streaming mengacu pada kegiatan dibalik jasa atau layanan yang menjanjikan kenaikan jumlah streams dengan judul Spotify Promotion, Spotify Playlisting, Spotify Marketing, Tambah Follower Spotify, Boosting Streams dan tagline serupa.

Konsekuensi 

Saat music platforms mengidentifikasi sebuah track terdapat jumlah streams yang manipulatif, maka pihak music platforms akan melakukan;

  • Takedown: menghapus rilisan dari katalognya
  • Exclude: mengecualikan jumlah streams dan tidak terdapat laporan serta penghasilannya
  • Flagging: menandai karya musik tersebut & tidak dapat dirilis kembali.

Perlu diketahui bahwa masing-masing music platforms memiliki policies (syarat & kebijakan), dimana saat rilisan dari Artist tersebut telah tayang di katalognya, maka secara otomatis Artist, Label dan Music Distributor menyetujuinya. Sekalipun syarat & ketentuan dari platforms tersebut berbeda-beda, namun memiliki kesamaan, yaitu melarang "Artificial streaming and paid 3rd-party services".

Cara Promosi yang dilegalkan oleh Music Platforms

Promosi memang salah satu strategi agar karya musik sampai kepada calon listeners. Namun, seperti halnya tujuan karya musik diciptakan, karya musik seharusnya diputar oleh pendengar yang autentik. Hal itu sejalan dengan tujuan dari seluruh music platforms, bahwa penghasilan dari pemutaran musik seharusnya dialirkan kepada Artists selaras dengan bagaimana karya musiknya diapresiasi.

Artist dapat menjalankan promosi dengan strategi marketingnya masing-masing, selama telah dipastikan cara tersebut akan menghasilkan pemutaran lagu dari pendengar yang autentik. Selain itu, dapat menerapkan tips yang berasal dan direkomendasikan dari berbagai music platforms berikut: Netrilis → Info → Tutorial.


Informasi terkait