Netrilis terus memperbarui sistem untuk menjaga kualitas rilisan Artist selaras dengan pembaruan kebijakan Music Platforms. Khusus pada pengelolaan rilisan di YouTube, berikut adalah ringkasan transisi sistem Netrilis:
| Year |
Youtube Content Management System |
Operated by |
|---|---|---|
| 2018-2021 | Adrev (USA) | Adrev, Netrilis |
| Mulai 2021 | PT Ninelives Interactive | Netrilis, Ninelives |
| Mulai 2026 | Halo Entertainment Indonesia | Netrilis |
Proses Migrasi Catalog
Penting untuk diketahui bahwa dalam transisi infrastruktur melibatkan
proses migrasi seluruh catalog Netrilis, terutama karya musik yang dirilis
sebelum Agustus 2026. Dengan tahapan sebagai berikut:
-
1
Eligibility Review
Rilisan akan melewati proses peninjauan ulang sesuai dengan syarat kelayakan YouTube Content ID, termasuk melewati filter indikasi fraud, invalid reference, hingga ownership conflicts. -
2
Distribution
Rilisan yang memenuhi kriteria akan otomatis diadaptasikan ke standar YouTube Claim & Monetize terbaru. Sebaliknya, rilisan yang tidak memenuhi filter dari syarat kelayakan dari YouTube akan dinonaktifkan dari sistem Content ID dan atau Art Track. -
3
Synchronization
Selama migrasi berlangsung, status pada Catalog mungkin tidak tersinkronisasi secara real-time. Video pada channel YouTube pribadi yang semula tidak terklaim, mungkin akan menerima klaim hakcipta dari Halo Entertainment Indonesia atas nama Netrilis. Selain itu, mungkin akan terdapat duplikasi Art Tracks. -
4
New Art Track & Updated Metadata
Proses ini akan menghasilkan Art Track dengan URL yang baru. Netrilis telah mendukung standar pengiriman DDEX, maka kelengkapan credits dan metadata akan tampil jauh lebih lengkap dibandingkan infrastruktur sebelumnya. Seluruh data akumulasi pendapatan tetap tercatat dengan aman di Netrilis Account.
Seluruh proses di atas dijalankan oleh Netrilis secara bertahap dan sesuai
dengan Best practices for music partners on asset and channel transfers.