Ngayogyokarto Compilation Album (CD Pre-Orders)



Gerakan Literasi Aksara Jawa dan Melestarikan Budaya Tradisional Indonesia

Bahasa Jawa adalah salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia (sumber: wikipedia). Tapi ada yang terlewatkan, yaitu 'Aksara Jawa', dimana hari ini aksara jawa telah benar-benar digantikan dengan abjad latin.

Maka, kami mempersembahkan 13 karya musik dari band dan musisi yang terkumpul dalam kompilasi berjudul 'Ngayogyokarto'. Semua karya ini bercerita tentang 'Jogja' yang merupakan nama kota paling sering dinyanyikan dan disebutkan dalam lagu Indonesia, baik lokal maupun nasional.

Kompilasi ini adalah album kompilasi fisik pertama yang setiap konten pada kemasan CDnya ditulis dengan Aksara Jawa. Kemasan fisik (CD Musik) Ngayogyokarto berisi cover, lirik, liner notes, track list dengan total 20 halaman. Semuanya ditulis dengan hanacaraka. Proses translate aksara jawa ini melibatkan Joko (Genk Kobra Javaholic), penulis buku ternama "Gaul Aksara Jawa" ℗ 2015. Pada kemasan fisik album Ngayogyokarto tidak terdapat text, tapi disediakan QR Code untuk mendapatkan rilisan dalam bentuk digital, yang hanya diperoleh bagi mereka yang membeli rilisan fisik.



Secret-­link dalam bentuk barcode/QR­Code pada kemasan CD tersebut akan menuju ke halaman yang berisi:

  • Artwork Digital: Informasi, artwork dan konten dari album Ngayogyokarto dalam bentuk text yang kontennya ditulis dengan bahasa indonesia dan english.
  • Tombol submit foto. Mereka yang telah membeli album kompilasi Ngayogyokarto dapat mengapresiasi dan mengekspresikan bentuk respect atas keputusannya dalam membeli album fisik melalui foto yang dapat dikirimkan, yang kemudian akan dikoleksikan di website netrilis.com. 
  • Daftar supporter dan sponsor yang mendukung terwujudnya album Ngayogyokarto.

BOXSET (CD, Totebag, T-shirt & Sticker)

Merch album Ngayogyokarto diambil dari Artwork Ngayogyokarto yang didesain tipe tipografi dengan dasar text "Ngayogyokarto" dalam aksara jawa. Hanya ada penambahan sederhana pada garis kebawah dan keatas digantikan dengan simbol jack cable dari bawah (kabel instrument musik ­ mono) dan keatas (Kabel headphone ­ stereo) yang dapat diartikan "musik yang diproduksi kemudian didengarkan". Tidak ada penambahan aksesoris lain pada desain artwork Ngayogyokarto, karena text "Ngayogyokarto" dalam aksara jawa sudah sangat kuat dan memiliki arti.




Order Ngayogyokarto


Preview

Format file pada rilisan fisik album Ngayogyokarto berbeda dengan rilisan digital, yaitu; WAV | 44.1khz. Yang artinya jauh lebih unggul secara kualitas audio. Sedangkan rilisan digital ber-format MP3 | Bitrate 320kbps, berikut preview rilisan digital Ngayogyokarto:


Order Versi Rilisan Fisik



Respect & Support Musisi Lokal Indonesia

Menurut laporan dari IFPI; dari tahun ke tahun, dari era kaset tape, era CD, hingga file musik digital, Indonesia adalah salah satu negara dalam daftar tingkat pembajakan tertinggi di dunia. Dan puncak dari dampak tersebut terjadi pada tahun 2010an, dimana banyak record label & toko ritel musik tutup dan diberhentikan. Kami tidak berbicara bagaimana dampak 'pembajakan' terhadap artist nasional (major industry), tapi lebih kepada musisi lokal. Saat ini, sangat jauh berbeda dengan era 90an, masa kejayaan industri musik, dimana musisi lokal mampu menjual banyak rilisan fisik kepada fans. Hal itu tidak berlaku lagi pada rilisan digital, tidak semua orang mau berbelanja musik online dimana banyak tersedia file download ilegal di internet.

Oleh karena itu, dengan membeli CD Ngayogyokarto, anda telah mendukung gerakan literasi aksara jawa, melestarikan budaya Indonesia serta mendukung dan menghargai karya musik lokal Indonesia.


Related:




Agreement · Privacy · Contact